Mau Sehat Sempurna? Baca Aldodokter

Waspadai Penyebab dan Gejala Asam Lambung

0

Apakah Anda pernah merasakan sensasi terbakar di dada atau makanan yang seperti tersangkut di kerongkongan? Hal tersebut bisa jadi penanda naiknya asam lambung atau yang disebut juga sebagai Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Asam lambung yang merupakan asam hidroklorida di dalam lambung ini berguna untuk melindungi  tubuh dari bakteri serta untuk memecah makanan. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) bisa terjadi karena adanya tekanan atau dorongan dari lambung dan juga lower esophageal sphincter (LES) yang rusak, sehingga makanan naik kembali ke esofagus. Jika LES yang merupakan pintu masuknya makanan rusak, maka asam lambung bisa naik dan kemudian melukai dinding esofagus sehingga terjadi GERD.

Saat mengalami GERD, Anda tentu meras perut tidak nyaman, begitu juga dengan kerongkongan yang terasa seperti terbakar. Jangan menganggap remeh asam lambung yang naik. Apabila sudah sering terjadi dan pada tahap kronis, bisa terjadi komplikasi mulai dari radang dan iritasi pada dinding kerongkongan, susah menelan makanan bahkan mengakibatkan kanker. Maka dari itu, menjaga pola hidup sehat adalah kunci kesehatan tubuh. Tanpa Anda sadari, beberapa kebiasaan yang salah dapat menjadi penyebab asam lambung naik seperti berbaring setelah makan; makan hingga kekenyangan; mengkonsumsi aspirin, obat relaksasi otot, ibuprofen; kelebihan berat badan, minum alkohol atau kafein (teh, kopi);  banyak mengkonsumsi cokelat, bawang putih/merah, tomat, makanan yang pedas dan berlemak serta kebiasaan merokok.

Kenali beberapa gejala yang timbul saat asam lambung naik yaitu sebagai berikut.

1. Anda merasa kembung atau begah sehabis makan.

Saat Anda makan dalam porsi yang banyak, Anda bisa mengalami ras akembung atau begah. Maka untuk menghindari rasa begah, kurangi konsumsi alkohol, merokok dan makanan yang berlemak.

2. Rasa yang tak nyaman pada mulut dan juga kerongkongan.

Ketika asam lambung Anda naik bahkan hingga ke saluran pencernaan pada bagian mulut, Anda akan merasakan pahit atau mengecap rasa tak enak lainnya di lidah. Kemudian pada kerongkongan Anda juga bisa terasa nyeri, bahkan pada beberapa kasus hingga tersedak.

3. Sensasi seperti terbakar  pada dada

Saat asam lambung Anda naik hingga esofagus, Anda akan merasakan sensasi rasa seperti terbakar di dada, dengan tingkat rasa yeri yang berbeda-beda. Jika masih dalam tahap biasa, mungkin Anda hanya merasa tak nyaman. Jika, sudah pada kondisi parah, Anda akan merasa begitu nyeri di dada hingga berjam-jam bahkan bisa semakin parah setelah makan.

4. Merasa Mual dan Bersendawa

Anda akan merasakan mual dan juga sering bersendawa. Seringkali sendawa diikuti dengan aroma yang tidak enak. Napaspun juga terasa bau atau disebut sebagai halitosis, Saat ini terjadi, berikan penanganan yang tepat agar bau mulut Anda tidak mengganggu.

5. Sulit menelan makanan

Ketika asam lambung Anda naik, esofagus akan mengalami penyempitan, sehingga membuat makanan seperti tersangkut di kerongkongan sehingga sulit ditelan. Bahkan Anda juga bisa merasakan nyeri ketika menelan makanan.

6. Suara Serak

Rupanya, suara yang serak bisa jadi salah satu gejala asam lambung Anda naik. Hal ini disebabkan karena pita suara yang riritasi sebab asam lambung yang telah naik hingga ke kerongkongan.

7. Produksi Air Liur Berlebihan

Produksi saliva (air liur) meningkat, disebabkan karena kerongkongan yang iritasi. Hal ini menjadikan tubuh merespon untuk mengeluarkan sesuatu yaitu air liur atau saliva yang semakin banyak.

Leave A Reply

Your email address will not be published.