Mau Sehat Sempurna? Baca Aldodokter

Bagaimana Cara mengobati Batuk

0

Ketika mendapat gangguan dari luar, sistem pertahanan saluran napas  akan memberi respon alami berupa batuk. Respon alami ini berguna untuk membersihkan saluran nafas dari faktor penyebab iritasi atau bahan iritan lain agar keluar dari paru-paru. Umumnya batuk akan sembuh dalam beberapa waktu (paling lama 3minggu) dan jarang mengindikasikan penyakit serius. Pengobatan alami dengan minum air madu dan lemon bisa meredakan batuk ringan. Batuk sendiri memiliki beberapa jenisnya yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering disebut batuk non produksti sebab tidak disertai dahak, sementara batuk berdahak disebut batuk produktif karena disertai dengan produksi dahak atau lendir pada tenggorokan.

Batuk berdahak memudahkan Anda mengeluarkan dahak yang bisa bersal dari sinus, paru-patu atau tenggorokan. Sedang pada batuk kering, umumnya ditandai dengan rasa gatal pada tenggorokan Anda. Batuk ekring terjadi sebab ada bahan iritan yang mengganggu atau terjadi di tahap akhir pilek. Ada juga batuk alergi dimana umumnya Anda mengalami batuk kering disertai flu. Apa yang menyebabkan Anda mengalami batuk? Batuk terjadi karena beberapa hal yaitu rinitis alergi misalnya pada serbuk sari, cairan dari hidung yang menets pada tenggorokan, terkena paparan benda asing (debu, asap, senyawa limia lainnya), merokok, GERD yang merupakan penyakit penyebab asam lambung dan memicu adanya batuk, serta penyakit jangka panjang misalnya asma.

Lalu bagaimana cara dokter mendiagnosa batuk yang Anda derita? Awalnya dokter menanyakan gejala yang Anda rasakan serta memeriksa kondisi fisik. Selanjutnya, apabila dokter belum yakin dengan hasil penyebab batuk Anda maka dilakukan beberapa pemeriksaan lanjutan.

1. Mengambil sampel dahak

Anda diminta mengambil sampel dari dahak yang dikeluarkan dari batuk. Kemudian dilakkukan uji lab. Pemeriksaan ini untuk menentukan infeksi bakteri serta jenis antibiotik yang akan diberikan jika batuk yang Anda derita disebabkan oleh bakteri.

2. Dilakukan rotgen dada

Rontgen dada dilakukan untuk memeriksa apakah Anda mengalami infeksi pada paru-paru. 

3. Tes alergi

Tes alergi berguna untuk memeriksa apakah batuk yang Anda derita disebabkan karena sesuatu yang memunculkan alergi seperti tungau debu

4. Melakukan Spirometri

Untuk memeriksa apakah terdapat penyakit saluran pernapasan atau tidak pada  Anda maka dilakukan spirometri. Rosedur ini dilakukan dengan menarik dan mengembuskan napas melalui tabung yang sudah terhubung pada suatu mesin.

Nah itu tadi beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan dokter untuk mendiagnosa batuk yang Anda derita. Jika terjadi batuk ringan, Anda tak membutuhkan pengobatan yang serius. Cukup dengan konsumsi obat batuk atau membuat obat batuk secara alami. Jika Anda mengalami batuk hingga lebih dari tiga mingg sebab infeksi virus, batuk bertambah semakin parah, batuk disertai darah, sakit dada, kesulitan bernapas, berat badan turun, demam dan disertai benjolan pada leher maka Anda perlu mengkonsultasikannya pada dokter.

Apabila batuk terjadi pada anak-anak, Anda perlu mewaspadai gejala batuk rejan. Seperti suara lengkingan setiap kali si kecil menarik napas dallam setelah batuk, muntah, kelelahan dan wajahnya memerah sebab batuk terus, serta batuk yang bertubi-tubi dan mengeluarkan dahak kental. Segara konsultasikan dengan dokter untuk diperiksa. Batuk pada anak-anak juga disebabkan oleh faktor yang sama dengan batuk yang dialami orang dewasa. Selain batuk rejan, batuk pada anak juga dapat disebabkan karena croup dan bronkiolitis. Jaga kebersihan dan kesehatan lingkuangan agar  hidup bersih dan sehat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.