Mau Sehat Sempurna? Baca Aldodokter

Apakah Penyakit Herpes Itu? Inilah Ulasannya

4

Aldodokter.com – Banyak orang yang selama ini sering mendengar tentang herpes, tetapi tidak tahu apakah pengertian serta gejala herpes sendiri. Kali ini akan dibahas tentang definisi dari penyakit ini.

Selain itu, juga akan dijelaskan bagaimana ciri-cirinya dan juga treatment untuk mengobatinya. Berikut ini adalah beberapa hal penting seputar penyakit herpes.

Apakah Definisi Herpes Itu?

Apakah Anda pernah melihat kulit seseorang mengalami melepuh, seperti terkena luka basah atau memerah dan panas? Jika ya, maka mungkin saja itu adalah penyakit herpes.

Memangnya, apa sih penyakit herpes itu? Ternyata, secara definisi herpes adalah menyakit yang gejalanya mengenai bagian kulit dan disebabkan oleh virus.

Adapun virus yang dimaksud adalah HSV. Apakah kepanjangan HSV itu? HSV adalah kepanjangan dari Herpes Simplex Virus. Ada dua jenis herpes yang harus diketahui, yang pertama adalah herpes simplex. Sementara yang kedua adalah herpes zooster.

Bagaimana Tanda dan Gejala Herpes?

Karena merupakan penyakit yang harus segera ditangani, maka gejala herpes dan tanda-tandanya harus diketahui secara pasti. Berikut adalah beberapa tanda umum dari herpes, yaitu herpes simplex dan herpes zooster.

Tanda dan Gejala Herpes Simplex

Gejala-Herpes

Herpes simplex sendiri masih ada dua jenis, yang pertama adalah jenis HSV-1 dan HSV-2. Berikut adalah beberapa gejala dari herpes simplex jenis HSV-1 dan HSV-2:

  1. Pertama adalah ruam. Ruam yang menyerang pada penderita gejala herpes simplex ternyata bisa ditemukan dengan mudah di bagian mulut atau leher. Ya, salah satu cara untuk mengetahui penyakit ini adalah dengan melihat bagian leher atau mulut apakah ada luka atau sariawan yang terasa panas dan tidak kunjung sembuh. Ini adalah gejala umum untuk herpes tipe HSV-1.
  2. Berikutnya adalah tanda dan gejala herpes simplex HSV-2. Biasanya, penyakit ini juga disebut oleh orang Jawa sebagai penyakit dab. Ya, penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang kerap dianggap sebagai “penyakit orang seks bebas”. Pada kenyataannya, gejala penyakit ini ditandai dengan adanya ruam, luka dan memerah di bagian vagina, penis atau anus.
  3. Pada HSV-2, ditemukan hampir semua pasien mengalami gejala utama yaitu gatal di organ intim. Gatal ini disebabkan oleh penyebaran penyakit tersebut yang memang melalui hubungan seksual. Jadi, tidak mengherankan jika pertama kali gejala tersebut muncul adalah di bagian organ intim. Bukan hanya wanita yang mengalami gatal di vagina, para pria yang mengalami herpes juga akan mengalami gatal di bagian ujung penis.
  4. Ketika seorang pasien herpes tipe 2 ini buang air baik besar maupun kecil, maka gejala yang muncul adalah kerap mengalami sakit atau perih. Ya, akibat dari infeksi yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan bahkan jamur, maka tidak heran jika ada luka yang kotor dan semakin para terpapar sehingga menimbulkan perih atau gatal tak terhingga.
  5. Salah satu tanda herpes yang cukup mengganggu produktivitas adalah saat pasien mengalami demam tinggi ditambah dengan sesak napas. Bukan hanya itu, ada gejala lanjutan yang tentu sangat menyakitkan, antara lain nyeri sendi yang tak tertahankan.

Herpes Zooster

Berbeda dengan herpes simplex, herpes zooster memiliki tanda dan gejala yang lebih mudah dilihat, selain yang dirasakan oleh masing-masing pasien sendiri. Misalnya saja gejala kulit melepuh seperti terkena cacar air.

Selain itu, ada juga luka memerah yang sangat menyakitkan dan gatal. Ini diakibatkan oleh infeksi yang sifatnya lebih ganas dari chicken pox atau yang lebih dikenal sebagai cacar air.

Lain dengan gejala herpes simplex, luka dan ruam yang ditemukan bukan hanya ada di mulut, leher atau alat kelamin saja, tetapi lebih merata. Misalnya saja di bagian punggung, tangan, kaki, atau bahkan wajah.

Jadi, bagi Anda yang menemukan tanda-tanda ini ketika melihat kondisi kesehatan orang teredekat Anda, maka segara periksakan ke dokter untuk scanning lebih lanjut.

Baca juga: Mengenal Penyakit Paru-Paru Basah, dan Cara Agar Terhindar dari Gejala-Gejalanya

Hal Apa Saja yang Menyebabkan Penyakit Herpes?

Secara umum, karena herpes adalah penyakit yang menyerang kulit maka kontak dengan penderita secara frekuentif akan sangat berpengaruh.

Bukan hanya itu, menggunakan air yang sama dengan penderita juga akan sangat memungkinkan untuk penularan penyakit tersebut.

Bukan hanya kontak fisik dengan kulit saja, tetapi juga melewati udara. Dengan sifat virus yang seperti influenza, herpes akan dapat menyebar jika seseorang menghirup bersin atau batuk yang disemburkan oleh penderita herpes.

Tentunya, hal ini sangat riskan mengingat saat ini masih banyak orang yang tidak menggunakan masker ketika menyadari bahwa mereka sedang batuk atau pilek.

Bagaimana Cara Pengobatan Herpes?

Cara-mengobati-penyakit-herpes

Setelah mengetahui tentang definisi, jenis-jenis, gejala dan penyebarannya, tentu Anda kini juga harus mengetahui tentang pengobatan penyakit herpes.

Apa saja yang bisa dilakukan agar penyakit tersebut dapat segera hilang dari tubuh pasien? Yang pasti, salah satunya adalah memakan makanan bergizi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh secara optimal.

Cara yang berikutnya adalah segera berkonsiltasi dengan dokter ketika mengalami salah satu dari gejala di atas. Mengapa demikian? Karena jika terlambat ditangani maka masalahnya akan menjadi semakin berat.

Bukan hanya itu saja, bisa jadi penyembuhannya juga membutuhkan waktu lebih lama. Mengkonsumsi obat yang memiliki kandungan untuk menurunkan panas adalah salah satu cara lain yang dapat dilakukan.

Karena demam yang menyerang orang dengan penyakit herpes memang sangat tinggi, maka selanjutnya harus diminumkan pengobatan dengan Paracetamol.

Selain itu, obat yang berfungsi sebagai anti virus juga sangat direkomendasikan untuk para penderita agar virusnya dapat dihabiskan.

Beberapa jenis obat yang biasanya dikonsumsi misalnya saja tablet Acyclovir. Antara lain Penciclovir, Desciclovir, Valacyclovir, serta Famciclovir. Apakah fungsi dari mengkonsumsi obat-obatan anti virus tersebut? Jawabannya adalah untuk melindungi daya tahan tubuh pasien yang menderita herpes, terutama saat mengalami demam tinggi.

Kapan konsumsi obat diberikan? Nah, untuk yang satu ini, Anda tidak perlu menunggu sampai timbul gelembung merah berisi cairan yang seperti cacar air. Nama lainnya adalah blisters. Jangan menunggu, maka pastikan saat ada rasa nyeri, gejala gatal, demam dan lainnya maka pastikan untuk meminum obat yang satu ini.

Karena penyakit ini cukup berisiko, maka sebaiknya para pasien yang mengalami herpes harus dikenai terapi infus, atau yang sering disebut sebagai IV, kepanjangan dari Infus Acyclovir. Namun demikian, karena tindakan prefentif lebih disarankan daripada tindakan kuratif, maka sebaiknya Anda memastikan sudah divaksin.

Adapun vaksin untuk mencegah penyakit berbahaya ini adalah Vakrisela Zooster. Vaksin ini memang tidak menjamin 100% Anda terbebas dari gejala herpes, tetapi akibatnya dapat sangat ditekan.

Seperti halnya semua vaksin pada umumnya. Jika belum pernah terkena atau sudah sembuh, pastikan untuk hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan pakaian, badan, serta rumah. Jemurlah handuk di bawah sinar matahari dan jagalah daya tahan tubuh Anda.

Baca juga: Berikut Ini Cara membuat Tubuh Ideal Secara Alami

Leave A Reply

Your email address will not be published.