Mau Sehat Sempurna? Baca Aldodokter

Proses Membuat Anak Sesuai Ajaran Islam

7

Allah SWT menciptakan manusia untuk berpasang-pasangan dan memiliki keturunan. Dalam ajaran agama islam sendiri, bagi pasangan suami istri yang sudah resmi menikah wajib melakukan hubungan intim.

Pasalnya, hubungan intim bagi pasangan suami istri yang sudah resmi menikah ini merupakan salah satu ibadah yang akan mendapatkan pahala besar dari Allah SWT.

Disamping itu, hubungan intim pasangan suami istri yang sudah resmi menikah ini juga merupakan cara yang dihalalkan oleh Allah dalam untuk memenuhi kebutuhan birahi manusia.

Dan yang pasti, ritual hubungan intim adalah satu-satunya cara membuat anak.

Terlepas dari semua hal itu, tak sedikit dari kita yang bertanya-tanya

Bagaimana sih proses dalam membuat anak yang sesuai dengan ajaran agama islam?

Nah, biar lebih jelasnya lagi, simaklah ulasan dibawah ini :

1. Persiapan Sebelum Behubungan Intim

Dalam ajaran agama islam menganjurkan umatnya untuk mempersiapkan beberapa hal sebelum melakukan hubungan intim.

Ya, persiapan tersebut diantaranya adalah membersihkan badan dengan mandi, memperindah bagian tubuh, memakai wewangian parfum, memakai celak, serta mempersiapkan mental-fisik, memakai pakaian yang bersih, dan membersihkan tempat peraduannya.

2. Melakukan Sunnah Saat Berhubungan Intim

Disunnahkan bagi para pasangan suami istri untuk mengucap takbir Laa ilaaha illallah, serta membaca doa sebelum berhubungan intim.

Rasulullah SAW pernah bersabda Bila salah seorang dari kalian menikahi seorang wanita dan membeli budak, hendaklah ia memegang ubun-ubun istri atau budak tersebut seraya menyebut asma Allah ‘Azza Wa Jalla dan berdoa meminta berkah-Nya.

Hendaklah ia mengucapkan Allahuma inni as-aluka khairiha wa khairi maa jaaltahaa ‘alaihi wa audzubika min syarriha wa min syarri ma ja’altaha’alaihi.

3. Etika Dalam Berhubungan Intim

Banyak ayat Al Quran yang menjelaskan tentang etika dalam berhubungan intim.

Selain itu, banyak juga Sunnah Nabi yang menganjurkan umat muslim yang sudah menikah untuk memperhatikan etika dalam berhubungan intim.

Etika dalam berhubungan intim itu diantaranya adalah tidak menolak ajakan saat diajak berhubungan intim, tidak menghadap kiblat, bersih serta suci, tidak melalui dubur dan mulut istri, boleh melakukan ‘azl, tidak berhubungan intim saat sedang itikaf atau berihram, dilakukan di tempat yang nyaman dan tertutup, tidak menceritakan hubungan intim kepada orang lain, dan mandi setelah melakukan junub.

Demikianlah ulasan singkat mengenai proses membuat anak dalam ajaran agama islam.

Leave A Reply

Your email address will not be published.